KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT

MELAYANI RAKYAT MENGGUNAKAN HAK PILIH


Workshop Form Alat Bantu Periksa Pemilu Akses Pemilih Penyandang Disabilitas

Selasa, 23 Mei 2017 - 16:49:23 WIB
Diposting oleh : redaksi | Kategori: KPU Provinsi Kalbar - Dibaca: 71 kali


Share Berita

kpu-kalbarprov.go.id - Pontianak, General Election Network for Disability Access (AGENDA) yang merupakan gabungan dari 3 organisasi Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR), Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), dan International Foundation for Electoral Systems (IFES) melaksanakan Workshop Formulir Alat Bantu Periksa Pelaksanaan Pemilu Akses Bagi Pemilih Penyandang Disabilitas, di Hotel Mercure Ruang Ulin, Selasa(23/05).

Koordinator Nasional JPPR, Sunanto memberikan apresiasi terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah membuat regulasi agar pemilu akses demi kedaulatan di Indonsia yang terus berproses. Berdasarkan aturan, beliau menyatakan bahwa setiap orang memilik hak untuk dipilih dan dipilih.

"Merupakan perjuangan bersama antara KPU dan AGENDA untuk memfasilitasi pemilih penyandang disabilitas untuk menjadikan Pemilu Akses," ungkap pria yang kerap disapa Cak Nanto ini.

Layaknya pemilih pada umumnya, pemilih penyandang disabilitas pada pelaksanaan pemilu tidak ingin dikasihani. Cukup diberikan fasilitas pemilu akses agar mereka dengan mudah dapat menggunakan hak pilihnya sebagai warna negara.

Sejak dari tahun 2011 sampai sekarang, AGENDA rutin melaksanakan sosialisasi alat bantu periksa Pemilu Akses yaitu semacam alat bantu periksa untuk memudahkan penyelenggaraan dalam membantu pemilih terutama pemilih penyandang disabilitas untuk memberikan hak pilihnya.

Menurut AGENDA, IFES menyatakan bahwa Indonesia merupakan BEST PROJECT se-ASIA atas kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan ini.

Cak Nanto berharap kepada KPU dapat memberikan sosialisasi serta kesadaran pada setiap tingkatan penyelenggara pemilu untuk memberikan pelayanan ramah dan prima terhadap pemilih penyandang disabilitas.

"Berdasarkan Undang-Undang 8 Tahun 2016, Penyandang Disabilitas memiliki hak memilih dan dipilih serta diberikan ruang khusus atau kemudahan guna mewujudkan kesamaan kesempatan," ungkap Plh. Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat Kasiono saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Pemilu Akses bagi penyandang disabilitas, tidak hanya di tempat pemungutan suara (TPS) namun juga di partai politik (Parpol).

"Umumnya, pemilu akses hanya di TPS, sebenarnya pemilu akses juga terdapat pendaftaran pemilih. Berdasarkan Surat Edaran KPU No 7 Tahun 2016 tentang Penyampaiam Formulir Alat Bantu Periksa Pelaksanaan Pemilihan Akses Bagi Pemilih Penyandang Disabilitas tergambar dengan jelas bagaimana KPU mengakomodir penyandang disabilitas untuk menggunakan hak pilihnya," lanjutnya sebelum membuka langsung kegiatan tersebut.(red)