KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT

MELAYANI RAKYAT MENGGUNAKAN HAK PILIH


NPHD Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Ditandatangani

Jumat, 28 Juli 2017 - 17:30:58 WIB
Diposting oleh : redaksi | Kategori: KPU Provinsi Kalbar - Dibaca: 296 kali


Share Berita

kpu-kalbarprov.go.id - Pontianak,Tahapan persiapan penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Tahun 2018 telah dimulai dengan ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Cornelis, MH dan Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat Umi Rifdiyawaty, SH., MH., Jumat(28/06) di Ruang Praja Kantor Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

KPU Provinsi menganggarkan NPHD sebesar Rp 260 Miliar yang akan digunakan untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Tahun 2018.

Gubernur Kalimantan Barat, Drs Cornelis mengungkapkan bahwa penandatangan NPHD ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta membangun komitmen bersama serta menjamin kepastian ketersediaan anggaran pelaksanaan kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak yang akan datang dapat berjalan baik dan lancar seperti pelaksanaan Pilkada Tahun 2015 dan 2017, walaupun di beberapa daerah masih dapat permasalahan khususnya pertanggungjawaban anggaran hibah. "Karena itu, saya berpesan agar KPU Provinsi dapat menggunakan anggaran serta mempertanggungjawabkan secara benar penggunaan anggaran hibah tersebut agar tidak menjadi masalah dikemudian hari," pesan Gubernur.

Ketua KPU Provinsi Umi Rifdiyawaty, SH., MH, menyampaikan bahwa anggaran NPHD ini pada saat pengajuan sebesar Rp 285 Miliar, namun setelah dibahas bersama Pemerintah Provinsi, Badan Pengeloaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), KPU Provinsi melakukan efisiensi serta rasionalisasi sehingga dana yang disetujui sebesar Rp 260 Miliar.

"Dalam anggaran ini, terdapat sharing anggaran dengan 5 (lima) Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada Serentak diantaranya Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Kayong Utara dalam rangka efisiensi anggaran tersebut", ungkap Umi.(red)