KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT

MELAYANI RAKYAT MENGGUNAKAN HAK PILIH


Masa Jabatan PPK, PPS dan KPPS

Rabu, 23 Agustus 2017 - 09:52:01 WIB
Diposting oleh : redaksi | Kategori: KPU Provinsi Kalbar - Dibaca: 469 kali


Share Berita

kalbar.kpu.go.id - "Salah satu persyaratan yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait syarat calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) adalah masa jabatan (periodesasi) yang tidak boleh menjabat sebagai anggota PPK, PPS, dan KPPS untuk dua kali masa jabatan", ungkap Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat Umi Rifdiyawaty, SH., MH saat memberikan materi terkait tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Walikota tahun 2018 pada Rapat Kerja Gubernur dengan Bupati/Walikota dam Camat se-Kalimantan Barat.

“Yang dimaksud dua kali masa jabatansebagai anggota PPK, PPS dan KPPS adalah dua kali periode Pemilu. Yang disebut satu kali periode adalah Pemilu 2005 sampai dengan Pemilu 2009; yang kedua dari Pemilu 2010 sampai Pemilu 2014. Misalnya, anda di 2005 menjadi penyelenggara Pilkada, 2006 menjadi PPK Pemilihan Gubernur, 2009 jadi PPK Pemilihan legislatif, Pemilihan Presiden, empat kali dia jadi PPK, itu tetap dianggap satu periode. Tetapi PPS yang yang menjadi PPK Pilpres 2009, kemudian pada Pilkada 2010 menjadi PPK walaupun baru jadi PPK sebanyak dua kali, ini sudah berprinsip dua periode,” jelas alumni S2 Fakultas Hukum Untan tersebut.

Pembatasan masa jabatan anggota PPK, PPS dan KPPS tersebut dimaksudkan untuk mengkombinasikan orang-orang yang sudah berpengalaman dengan orang-orang yang mempunyai integritas, latar belakang yang baik dan kemampuan yang memadai serta menghindari petugas pemilu yang beranggapan bahwa proses pemilu merupakan rutinitas yang sama, dan sulit untuk beradaptasi terhadap norma dan peraturan yang baru.

"KPU menempuh kebijakan ini dengan maksud, semakin ramai yang menjadi penyelenggara pemilu maka informasi dan pemahaman tentang pelaksaan pemilu atau pemilihan akan semakin luas," lanjutnya.

Selain itu, beliau juga menyampaikan tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Walikota yang akan diselenggarakan seretak di Kalimantan Barat diantaranya Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Kayong Utara tahun 2018. (red)