KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN BARAT

MELAYANI RAKYAT MENGGUNAKAN HAK PILIH


Memanfaatkan Media Sosial, KPU Kalbar Ngobar Pilkada Bareng Netizen

Sabtu, 18 November 2017 - 22:47:43 WIB
Diposting oleh : redaksi | Kategori: Pemilihan Serentak 2018 - Dibaca: 79 kali


Share Berita

kalbar.kpu.go.id - Pontianak, "Seiring dengan pelaksanaan Pemilihan Serentak tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Barat selaku penyelenggara di tingkat Provinsi ingin memanfaatkan media sosial sebagai salah satu sarana untuk menyampaikan informasi kepada publik terkait tahapan yang dilaksanakan," ungkap Anggota KPU Provinsi Divisi Sosialisasi Misrawi saat memberikan sambutan pada kegiatan Ngobrol Bareng Pilkada bersama Blogger Pontianak, Sabtu(18/11) bertempat di DGrill Jl. Veteran Pontianak.

"Di tahun 2018 ini, di Provinsi Kalimantan Barat selain Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, juga ada pemilihan di 4 kabupaten dan 1 kota, yakni Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pontianak, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mempawah, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sanggau dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara yang merupakan Pemilihan serentak Gelombang ketiga. Untuk gelombang pertama dilaksanakan pada tahun 2015 tepatnya 9 Desember 2015 kemudian gelombang kedua pada 15 Februari 2017 sedangkan untuk gelombang ketiga dilaksanakan pada Rabu 27 Juni 2018,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu dari kegiatan pendidikan pemilih yang didasari oleh regulasi terkait pendidikan pemilih yang telah ditetapkan oleh KPU. Banyak segmen yang terdapat pada pemilih yang menjadi sasaran dan salah satunya adalah segmen Warganet yang diwakili oleh Blogger Pontianak sebagai undangan.

Perwakilan dari Blogger, Dwi menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini.

"Dengan tingginya perkembangan teknologi di zaman ini, gadget atau smartphone merupakan suatu hal yang sangat dekat bagi pengguna itu sendiri. Karena dengan gadget atau smartphone, penggunanya dalam hal ini pemilih bisa mendapatkan informasi apapun tanpa harus membaca media massa seperti koran dan tanpa harus menonton acara informasi di televisi," ujarnya.

"Dan kita ketahuai, bahwa saat ini semua berita di media sosial bergerak secara liar dan bebas diantaranya berita-berita hoax. Untuk itulah salah satu fungsi dari blogger atau nitizen adalah meng-counter isu-isu negatif yang beredar dengan memberikan data-data yang benar dengan data yang ada benar," lanjutnya.

Amar, mengungkapkan bahwa kegiatan ngobrol bareng ini merupakan sarana diskusi yang tepat karena kebanyakan bahkan hampir 100% remaja zaman sekarang merupakan pengguna gadget atau smartphone dan sudah pasti memiliki akun media sosial.

"Selain sudah terbiasa dengan media sosial, teman-teman tersebut juga sangat rawan terhadap berita-berita hoax dan mudah sekali terpengaruh dengan berita-berita sentimen/miring yang tersebar baik itu sentimen positif maupun sentimen negatif. Sehingga dengan masuknya KPU Provinsi kedalam salah satu channel ini, maka dapat memberikan nilai plus bagi KPU itu sendiri sehingga dapat dengan mudah diterima oleh pengguna media sosial pada saat menyampaikan informasi dan sosialisasi," tambahnya.(red)