Diseminasi Hasil Riset Kepemiluan Tahun 2019

By Redaksi  Senin, 18 November 2019 14:16:46 WIB - dibaca 67 kali

kalbar.kpu.go.id - Pontianak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Disemasi Riset Kepemiluan, bertempat di Aula KPU Provinsi Kalimantan Barat, Jl. Subarkah No. 1, Pontianak, Selasa(12/11).

Dalam sambutannya Lomon Anggota KPU Kalimantan Barat menyampaikan rasa terima kasih kepada lembaga yang melaksanakan riset, dan menyampaikan riset kepada publik sehingga menjadi bahan pertanggung jawaban yang menghimpun saran dan masukan untuk kesempurnaan terhadap riset yang dilakukan.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka langsung oleh Anggota KPU RI Viryan Aziz, S.E., M.M.. Dalam sambutannya ia berterima kasih kepada pihak yang telah membantu dalam riset ini. “Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk atas upaya KPU RI yang secara maksimal melakukan rangkaian evaluasi pemilu tahun 2019”, ungkapnya.

Viryan melanjutkan bahwa sistem kepemiluan dan daftar pemilih di Indonesia ini mengalami metamorfosis. Sejak tahun 1955 dibentuk Tim Pemilihan yang dibubarkan setelah Pemilu selesai dilaksanakan. Hingga tahun 2004 adanya KPU yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri. Ia juga menjelaskan mengenai penyusunan data pemilih yang semakin berkembang dari tahun ke tahun.

“Pada tahun 2018 dilaksanakan gerakan coklit serentak, PPDP melakukan door to door seluruh Indonesia, namun masih ada persentasi tidak terlayani dengan baik. Kami mendukung hasil riset ini sebagai pengelolaan data pemilih berkelanjutan”, pungkasnya.

Kemudian kegiatan berlanjut pada pemaparan hasil riset kepemiluan yang dilakukan oleh Institut Dayakologi dengan judul Penyusunan Data Pemilih dalam Pemilu Tahun 2019 di KPU Kabupaten Sanggau. Pada pemaparannya, Richard Ginting yang mewakili Tim Peneliti juga menyampaikan permasalahan yang ditemui saat melakukan riset beserta rekomendasinya. Rekomendasi yang diberikan yaitu untuk Disdukcapil, terkait pemekaran TPS, penggunaan SIDALIH, terkait petugas lapangan, regulasi, serta kesadaran, animo, dan partisipasi masyarakat.(shfi)

'