Rakor Daring Nasional Divisi Parmas

By Redaksi  Senin, 04 Mei 2020 14:18:45 WIB - dibaca 15 kali

kalbar.kpu.go.id - Pontianak, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat Ramdan, S.Pd.I., M.Pd. hadiri rapat daring nasional didampingi seluruh Anggota, Sekretaris, Kabag Hukum, Teknis dan Hubmas, Kasubbag Teknis dan Hupmas serta staf bagian Teknis dan Hukmas terkait Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih di masa pamdemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bertempat di Aula KPU Provinsi Kalimantan, Senin(4/5).

Rapat daring nasional ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman yang diikuti oleh seluruh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat se-Indonesia dan dihadiri juga Anggota KPU lainnya.

Arief berharap agar seluruh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat mencari ide-ide baru serta dapat berkreasi di masa pandemi Covid-19.

“Dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan, di masa Covid-19 ini perlu memiliki kreativitas dan mencari model sosialisasi yang inovatif dengan menggunakan teknologi informasi yang ada,” ungkap Arief.

Dibutuhkan ide-ide yang baik dalam menjalankan metode sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat walaupun anggaran sangat terbatas dengan tetap bekerja sama dengan berbagai lembaga serta tidak mengurangi kreativitas dari kegiatan yang dijalankan lanjutnya.

Anggota KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menghimbau agar KPU secara berjenjang dapat memaksimalkan media daring dan fungsi kehumasan di semua jajaran KPU.

"Melalui pertemuan hari ini, kita perlu (menyamakan) pandangan dan gagasan dalam merumuskan metode sosialisasi dan pendidikan pemilih di masa pandemi Covid-19," kata Arief.

Melalui riset-riset kecil dapat dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak konten media sosial yang telah kita lakukan dalam memberikan informasi secara maksimal kepada publik sehingga fungsi humas selaku penyampaian informasi dapat terus dilakukan terutama terkait informasi persiapan Pemilihan tahun 2020 dan informasi lainnya.

“Saya berharap dengan konten dan akun resmi media sosial KPU secara berjenjang benar-benar digunakan untuk publikasi Pemilu dan Pemilihan,” ucap pria yang akrab disapa Raka ini.

KPU juga dapat memanfaatkan Rumah Pintar Pemilu (RPP) yang telah ada dibeberapa Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan membuka kelas-kelas Pemilu sehingga masyarakat makin memahami makna Pemilu.

Berdasarkan hasil rapat pimpinan nasional KPU dan KPU Provinsi se-Indonesia yang dilaksanakan pada Februari 2020 yang lalu, Anggota KPU Viryan menyampaikan bahwa terdapat beberapa review serta catatan berkaitan dengan program sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat antara lain target tingkat partisipasi pemilih untuk pemilihan kepala daerah 79 persen yang tantangan baru dalam pelaksanaan di masa pandemi Covid-19.

Viryan juga menghimbau agar semua media sosial yang dimiliki benar-benar difungsikan dengan berdialog dengan langsung melalui media tersebut. Sejalan dengan yang diungkapkan oleh Raka, Viryan juga berharap dapat KPU secara berjenjang dapat memberikan kursus kepemiluan secara daring dengan materi dasar terkait kepemiluan.

Anggota KPU Pramono Ubaid Tantowi menghimbau kepada seluruh jajaran terutama Divisi Partisipasi Masyarakat agar terus melaksanakan kegiatan pendidikan pemilih dengan memanfaatkan media sosial yang ada serta selalu menyiapkan terobosan-terobosan terkait program pendidikan pemilih.(nzi)

'