Rakor Tindak Lanjut DPTb Hasil Pemilihan 2020

Rakor Tindak Lanjut DPTb Hasil Pemilihan 2020


Pontianak, kalbar.kpu.go.id - Anggota KPU RI Viryan memberi pengarahan kepada 7 (tujuh) KPU Kabupaten Penyelenggara Pemilihan Serentak Tahun 2020 dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), yang bertempat di Aula Kantor KPU Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (5/3).

Kegiatan tersebut mengundang Ketua dan Anggota yang membidangi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi serta Anggota yang membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan, dan Operator Sidalih KPU Kabupaten Penyelenggara Pemilihan Serentak Tahun 2020.

"Saat ini KPU sudah beralih dari penyusunan daftar pemilih secara periodik menjadi penyusunan daftar pemilih kontinu", tutur Viryan. Ia pun menjelaskan bahwa KPU sejak tahun 2002 ingin menerapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) sebagaimana yang tertera pada Kartu Pemilih yang digunakan pada Pemilu 2004 lalu.

Seperti yang telah diketahui, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan bertujuan untuk memperbaharui data pemilih seperti menambahkan pemilih baru yang belum terdaftar di daftar pemilih, pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, dan perubahan elemen data pemilih kabupaten/kota secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut dilakukan guna mempermudah proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada Pemilu/Pemilihan berikutnya.

Bagi daerah yang melaksanakan Pemilihan Serentak Tahun 2020, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan menggunakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) hasil Pemilihan Tahun 2020 sebagai dasar data pemutakhiran. Sedangkan daerah yang tidak melaksanakan Pemilihan Serentak Tahun 2020, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan menggunakan DPB Triwulan IV Tahun 2020.

Hingga saat ini, 7 KPU Kabupaten belum melakukan entry Daftar Pemilih Tambahan hasil Pemilihan Tahun 2020. Viryan mengingatkan jajarannya untuk melakukan kegiatan proaktif dalam pemutakhiran data pemilih. "Pembukaan kotak bukan hanya untuk keperluan DPTb, tetapi juga sebagai bagian dari penghapusan logistik dan untuk keperluan Sirekap yang belum selesai", tambahnya. Viryan pun menghimbau saat pembukaan kotak suara agar seluruh isinya didokumentasikan dengan baik sebagai bagian dari pengelolaan kearsipan. (shfi)