Sosialisasi Pemantau, Lembaga Survey dan Hitung Cepat Pemilihan 2020

By Redaksi  Jumat, 03 Juli 2020 17:19:43 WIB - dibaca 51 kali

kalbar.kpu.go.id - Pontianak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalmimantan Barat menggelar Sosialisasi Pendaftaran Pemantau Pemilihan dan Lembaga Survey atau Jajak Pendapat dan Penghitungan Cepat Hasil Pemilihan Serentak Tahun 2020 secara daring yang terpusat di Aula KPU Provinsi Kalimantan Barat Jl. Subarkah No. 1 Pontianak, Jumat(3/7).

Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat Ramdan membuka kegiatan dimaksud didampingi Anggota, Sekretaris, Pejabat dengan tetap mengikuti protokol covid-19 yang menghadirkan Narasumber Anggota KPU Divisi Sosialisasi I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi serta Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU Nur Syarifah dengan mengundang Ketua dan Anggota Divisi Sosialisasi 7 KPU Kabupaten yang melaksanakan Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Provinsi Kalimantan Barat.

Ramdan mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang berkenan memberikan pencerahan terkait proses penyelenggaraan pemilihan serentak tahun 2020 yang sedang berjalan.

"Terkait proses Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di 7 Kabupaten yang melaksanakan Pemilihan sudah memasuki pencairan tahap akhir, dan saat ini sedang dilakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat secara intens," ucap Ramdan saat memberikan sambutan sekaligus laporan kepada pimpinan KPU.

Dijelaskan, 7 Kabupaten yang melaksanakan Pemilihan Serentak tahun 2020 di Provinsi Kalimantan Barat yakni Kabupaten Bengkayang, Sambas, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, dan Kabupaten Ketapang.

"Terkait pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk persiapan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada 15 Juli mendatang akan didistribusikan kepada PPDP pada saat pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP)," tambahnya.

"Untuk rekruitmen petugas PPDP di 7 Kabupaten hingga saat ini sudah mencapai kisaran 85-95% dari jumlah yang ditetapkan di masing-masing kabupaten, sedangkan untuk pelaksanaan Rapid Test terhadap petugas yang akan melakukan verifikasi faktual bakal pasangan calon perseorangan di Kabupaten Ketapang, Kapuas Hulu, dan Kabupaten Sekadau terus berproses," ucapnya.

"Terkait pelaksanaan pengumuman pemantau, lembaga survei atau jajak pendapat telah dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ditetapkan, walaupun hingga saat ini belum ada yang mendaftar," pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dengan moderator Lomon selaku Anggota KPU Provinsi yang membidangi Divisi Sosialisasi.

"KPU terus melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas terkait dukungan dari Gugus Tugas setempat yang sedang melaksanakan pemilihan, dan berharap agar MOU antara KPU dengan Gugus Tugas segera ditandatangani demi kelancaran proses dilapangan terutama penanganan kesehatan," ucap Dewa sebelum memberikan materi.

"Dihimbau kepada KPU Kabupaten yang melaksanakan pemilihan untuk terus melakukan sosialisasi dengan stakeholder terkait jadwal pendaftaran, mekanisme serta syarat-syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta keputusan tentang pemantau pemilihan," tambahnya.

Dijelaskan Dewa, KPU dan Kementerian Kesehatan sebelumnya telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka dukungan pemeriksaan kesehatan petugas pemilihan selama penyelenggaraan Pilkada 2020.

"Diharapkan dengan adanya MoU tersebut maka kesehatan seluruh penyelenggara pemilihan dapat terjamin dan pemeriksaan dapat dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada," ungkap Dewa.

Dewa juga menghimbau kepada KPU Kabupaten yang menyelenggarakan Pemilihan untuk tetap memperhatikan protokol covid-19 yang telah ditetapkan serta wajib diterapkan dan sering berkoordinasi dengan KPU Provinsi dan KPU agar jika terdapat permasalahan dapat segera terselesaikan.

Lomon juga menghimbau kepada KPU Kabupaten agar terus melakukan sosialisasi menggunakan media yang ada.

"Menjadi perhatian dan tugas bersama bahwa target yang dicanangkan sebelumnya sebesar 79% sebelum masa pandemi menjadi 77,5% dikarenakan wabah ini. Namun hal tidak menjadi alasan bagi kita semua untuk tetap terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Pemilihan yang diundur menjadi 9 Desember 2020," himbau Lomon.

Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU Nur Syarifah menghimbau kepada KPU Kabupaten untuk membentuk tim helpdesk untuk seluruh proses pelaksanaan pemilihan serentak sehingga masyarakat yang datang bisa langsung mendapatkan informasi dari helpdesk tersebut baik itu terkait pemantau, pencalonan dan lainnya.

Kegiatan berlanjut dengan sesi tanya jawab.(nzi)

'